Minggu, 05 Mei 2013

Struktur Bunga Jambu Biji



Struktur Bunga Jambu Biji


 
Pada umumnya struktur bunga terdiri dari empat organ, yaitu : Sepala (daun kelopak), petala (daun mahkota), stamen atau benang sari (dengan kepala sari dan tangkai sari), dan putik atau pistil (kepala putik, tangkai putik, dan bakal buah.

1. Dasar Bunga.
Dasar bunga merupakan bagian ujung tangkai bunga yang membesar dan menjadi tempat melekatnya mahkota bunga.

2. Tangkai Bunga. 

Tangkai bunga merupakan bagian yang menghubungkan bunga dengan batangnya.

3. Benang Sari. 

Benang sari adalah Alat Kelamin Jantan bagi tumbuhan. Benang sari sendiri terdiri dari Tangkai Sari dan Kepala Sari, dan di dalam kepala sari inilah terdapat butir-butir serbuk sari.

4. Putik.

Putik adalah Alat Kelamin Betina pada tumbuhan. Putik terdiri dari tangkai Putik, Kepala Putik dan bakal Buah, dan di dalam bakal buah terdapat Bakal Biji.

5. Perhiasan bunga. 

Yang dimaksud dengan Perhiasan Bunga yaitu kelopak dan mahkota bunga. Kelopak bunga merupakan bagian dari bunga yang letaknya di dekat dasar bunga dan menyambung dengan tangkai bunga. Kelopak bunga ini biasanya menyelimuti bunga saat bunga masih dalam keadaan kuncup dan biasanya setelah mekar dalam waktu tertentu, akan gugur dengan sendirinya. Kelopak, umumnya berwarna hijau dan berfungsi menutup bunga di saat masih kuncup. Mahkota, merupakan bagian bunga yang indah dan berwarna putih pada jambu biji.

6. Bakal biji

Bakal biji adalah organ yang akan menjadi biji setelah terjadi penyerbukan.

7. Kepala sari

Yaitu pembat tersimpanya serbuk sari.

8. Tangkai putik

Tangkai atau bagian yang menyangga putik.



Proses penyerbukan jambu biji yaitu: pros jatuhnya benang sari ke kepala putik kemudian serbuk sari membentuk polencup dan berkecambah semudian serbuk sari bertemu dengan putik kemudian terjadi penyerbukan. Penyerbukan yang terjadi pada tanaman jambu biji adalah penyerbukan sendiri karena serbuk sari dan putik berada dalam 1 bunga. Penyerbukan jambu biji ada yang di bantuoleh serangga, manusia dan juga air.





Sistem Pembiakan Jambu Biji



1. Generatif

Dalam proses perkembangbiakan generatif pada tumbuhan jambu biji dikenal dengan Penyerbukan. Penyerbukan adalah peristiwa jatuhnya serbuk sari pada Kepala Putik.

Ketika penyerbukan berlangsung, serbuk sari dipindahkan dari kepala sari ke kepala putik. Ketika tiba dikepala putik, serbuk sari membentuk pembuluh yang memanjang kebawah menembus tangkai sari dan bakal buah, sehingga sel kelamin jantan dapat membuahi sel kelamin betina (bakal biji), kemudian terjadi penyerbukan.

       Sistem pembikan pada jambu biji secara generatif yaitu melalui biji. Setelah terjadi penyerbukan maka akan menghasilkan buah dan biji, biji ini lah akan dikembang biakkan menjadi tanaman jambu.

       Biji yang telah diperoleh kemudian di tanam/ disemai dahulu setelah itu biji jambu biji tersebut dipindah kepoli bag. Diperoleh lah bibit jambu biji yang siap di tanam.



2. Vegetatif

              Sistem perkembang biakan jambu biji secara vegetatif itu dinamakan pembiakan melalui sel tubuh tanpa terjadi penyerbukan. Cara pembikan jambu biji secara vegetatif yaitu dengan:

a. Cangkok

Dengan cara membuang kulit batang jambu biji dan menghilangkan dari lendir kambium, kemudian batang jambu biji yang telah di buang kulitnya dan dibersihkan kemudian di tutup menggunakan tanah dan di bungkus dengan sabut kelapa/plastik. Kemudian di tunggu beberapa minggu sampai keluar akarnya. Baru kemudian di potong dan di tanam.

b. Sambung

Dengan cara menyambung tanaman jambu biji yang bagus dengan tanaman baju biji lain yang jelek. Agar hasil tanamannya bagus.

c. kultur

          Dengan media kultur.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 Komentar:

Poskan Komentar

Tulis Komentar:

Free Backlinks